Biar akupatahkan pena iniBiar kurobek-robek saja kertas ini, Agar tak pernah lagi kutulis suratku, Untukmu di sanaHabis percuma suratkuSatu pun tak pernah kau balas
Biar kubakar saja gambaran kitaYg ada di sini, di dinding kamarkuAgar tak menangis mataku memandangnyaAgar tak sakit hatiku melihatnyaKau yang begitu aku dambakanSudah tak pernah ingat padaku
Kalau salah, katakan apa salahkuKalau benci, katakan mengapa benciPunya mata, punya hati, dan telingaMengapa kau tak mendengar?
Sudah habis segalanya kau rasakanTiada lagi yg bisa aku berikanKau menjauh, jauh, jauhKau pergi dariku
Biar kubakar saja gambaran kitaYg ada disini, didinding kamarkuAgar tak menangis mataku memandangnyaAgar tak sakit hatiku melihatnyaKau yg begitu aku dambakanSudah tak pernah ingat padaku
Kalau salah, katakan apa salahkuKalau benci, katakan mengapa benciPunya mata, punya hati, dan telingaMengapa kau tak mendengar?
Sudah habis segalanya kau rasakanTiada lagi yg bisa aku berikanKau menjauh, jauh, jauhKau pergi dariku
Kau menjauh, jauh, jauhKau pergi dariku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar