PETANG ITU PENUTUP HARI… ATAU PENUTUP USIA?
Petang datang perlahan…
Langit mulai redup, suara burung kembali ke sarang, dan manusia pulang membawa hasil usahanya.
Namun ada satu pertanyaan yang jarang kita tanyakan pada diri sendiri:
“Apakah hari ini Allah ridho kepada kita?”
Betapa banyak orang yang pagi tadi masih tertawa,
siang masih bercanda,
tetapi petang ini namanya sudah dipanggil menuju alam kubur.
Allah berfirman:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran." (QS. Al-‘Ashr: 1–3)
Petang adalah waktu terbaik untuk merenung.
Sudahkah lisan kita hari ini dijaga?
Sudahkah shalat kita khusyuk?
Sudahkah hati kita bersih dari iri dan dengki?
Ada kisah seorang pedagang tua di kampung.
Setiap petang ia menutup tokonya lebih awal. Saat ditanya mengapa, ia berkata:
“Kalau malam ini ternyata malam terakhirku, aku ingin pulang membawa hati yang tenang, bukan membawa dosa dari manusia.”
Orang itu mungkin tidak terkenal,
tetapi wafatnya membuat banyak orang menangis karena akhlaknya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya." (HR. Tirmidzi)
Maka jangan biarkan petang berlalu tanpa dzikir, istighfar, dan doa untuk keluarga.
Karena bisa jadi…
petang hari ini adalah kesempatan terakhir kita memperbaiki diri.
Semoga Allah menutup hari kita dengan keberkahan,
menutup usia kita dengan husnul khatimah,
dan mempertemukan kita kembali di surga-Nya. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar