Laqadja akum rasulum


web stats

Jumat, 17 Januari 2025

Jangan kudai tersinggung PEMIMPIN ZALIM ???JANGAN BERLAKU ZALIM !!!


Jangan kudai tersinggung 
PEMIMPIN ZALIM ???
JANGAN BERLAKU ZALIM !!!

Kali ini aku ncube ngupas kenantu.
Astaghfirullah innahu kaana ghafara,

Kata zalim berasal dari kata ZHALAMA (Bahasa Arab) yang berarti meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya atau berbuat tidak adil. 

Dalam Al-Qur'an, kata zalim digunakan dalam berbagai konteks, meliputi tindakan yang menyalahi hak, menentang perintah Allah, atau mendatang kan kerugian kepada diri sendiri dan orang lain. 

Misalnya:
1,  Allah menyebut syirik sebagai kezaliman terbesar.
"Sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang besar." (QS. Luqman: 13)
Syirik dikategorikan zalim karena meletakkan ibadah  kepada selain Allah.

2, Zalim kepada Sesama
Misalnya, dalam QS. Al-Baqarah: 279, Allah melarang riba dan mengancam pelakunya dengan pernyataan perang. Orang yang mempraktikkan riba dianggap zalim karena merugikan pihak lain.

3,  Zalim terhadap diri sendiri yaitu melakukan kemaksiatan yang membahayakan jiwa dunia akhirat.
"Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri."
(QS. Hud: 101)

Rasulullah saw mengingatkan bahaya kezaliman:

1, "Jauhilah kezaliman, karena kezaliman itu akan menjadi kegelapan di hari kiamat." (HR. Muslim, no. 2579)
Artinya kezaliman memiliki dampak buruk yang abadi, yaitu menjadi penghalang kebahagiaan di akhirat.

2, "Tolonglah saudaramu, baik yang berbuat zalim maupun yang dizalimi." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, kami paham menolong orang yang dizalimi. Tapi bagaimana kami menolong orang yang berbuat zalim?" Rasul menjawab, "Cegahlah ia dari perbuatannya, itulah cara menolongnya." (HR. Bukhari, no. 2444)
Meluruskan kesalahan adalah mencegah kezaliman dalam Islam.

PEMIMPIN YANG ZALIM adalah pemimpin yang menjalankan kekuasaan dengan cara tidak adil, menyimpang dari hukum Allah, dan merugikan rakyatnya. Sehingga perbuatannya berdampak buruk di dunia dan akhirat.

Misalnya:

1, Mengabaikan Hukum Allah
"Dan barang siapa yang tidak memutuskan perkara menurut ketentuan Allah, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."(QS. Al-Ma'idah: 45)

2,  Pemimpin yang mengambil hak rakyat atau memperkaya diri dengan harta negara adalah kezaliman. 

Rasulullah saw bersabda:
"Tidaklah seorang pemimpin yang memimpin rakyatnya kemudian ia mati dalam keadaan menipu mereka, kecuali Allah mengharamkan surga baginya." (HR. Bukhari dan Muslim)

3,  Pemimpin zalim lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompoknya daripada kesejahteraan rakyat. 

4, Pemimpin yang sering menindas, menakut nakuti, atau melanggar hak asasi rakyat adalah zalim. 

Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya orang-orang yang berlaku zalim akan mendapatkan kegelapan di hari kiamat." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dampak Pemimpin Zalim

1, Pemimpin zalim membawa kehancuran moral, ekonomi, dan sosial. Dalam QS. Al-Anfal: 25, 
"Peliharalah dirimu dari fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang zalim di antara kamu saja."

2, Rasulullah saw bersabda:
"Hati-hatilah dengan doa orang yang dizalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dan Allah." (HR. Bukhari dan Muslim)

3, Pemimpin yang zalim akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Allah berfirman:
"Pada hari itu, orang-orang zalim menggigit dua tangannya menyesali perbuatannya."
(QS. Al-Furqan: 27)

Cara Menghadapi Pemimpin Zalim

1,  Memberi nasehat secara langsung atau melalui saluran yang bijaksana tanpa memprovokasi kerusuhan. Rasulullah saw bersabda:
"Agama itu nasihat." (HR. Muslim)

2,  Memohon kepada Allah agar memberikan hidayah kepada pemimpin atau menggantinya dengan pemimpin yang adil.

3,  Rasulullah saw bersabda:
"Akan ada setelahku, pemimpin-pemimpin yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak menjalan kan sunnahku. Akan ada di antara mereka orang-orang yang berhati setan dalam tubuh manusia."
Para sahabat bertanya, "Apa yang kami lakukan jika kami menemuinya, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Dengarkan dan taati mereka selama mereka tidak memerintahkan kemaksiatan. Jika mereka memerintahkan kemaksiatan, maka tidak ada ketaatan atas mereka." (HR. Bukhari dan Muslim)

Pemimpin yang zalim merupa kan ujian bagi masyarakat. 
Jika kezaliman terjadi, rakyat dianjurkan untuk tetap menjaga ketertiban, menasehati dengan bijak, dan memohon pertolongan kepada Allah. Allah pasti akan memberikan balasan kepada para pemimpin zalim di dunia maupun akhirat.

Semoga kita semua selalu dalam redho dan lindungan Allah SWT aamiin yarabbal 'alamiin Shallahu 'ala Muhammad.

Tidak ada komentar: