Ismul A’zhom (Nama Allah yang Agung) adalah nama-nama Allah yang jika disebut dalam doa, diyakini sangat mustajab. Para ulama berbeda pendapat mengenai apa saja yang termasuk dalam Ismul A’zhom. Beberapa di antaranya menyebutkan nama-nama tertentu yang didasarkan pada hadits-hadits Nabi Muhammad SAW.
Berikut adalah beberapa nama yang sering dianggap sebagai Ismul A’zhom:
1. "Allah, Al-Hayy, Al-Qayyum"
Berdasarkan hadits riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah, Nabi SAW bersabda:
"Ismul A’zhom terdapat pada dua ayat dalam Al-Qur'an, yaitu: Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255) dan awal surat Ali Imran (3:2)."
Doa (bahasa latin):
"Allahumma inni as-aluka bi-annahulaka al-hamdu la ilaha illa Anta al-Hayyul Qayyum."
Artinya:
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan menyebut bahwa segala puji hanyalah milik-Mu. Tidak ada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Hidup, Yang Berdiri Sendiri."
2. "Ya Dzal Jalali wal Ikram"
Diriwayatkan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
"Berdoalah dengan menyebut Dzal Jalali wal Ikram."
Doa (bahasa latin):
"Allahumma inni as-aluka bi Dzal Jalali wal Ikram."
Artinya:
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan menyebut Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan."
3. "Ar-Rahman, Ar-Rahim"
Allah berfirman:
"Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman, dengan nama yang mana saja kamu seru, maka bagi-Nya nama-nama yang terbaik." (QS. Al-Isra: 110).
Doa (bahasa latin):
"Allahumma inni as-aluka birahmatika allati wasi’at kulla syai’in, antaghfira li."
Artinya:
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, ampunilah aku."
Kisah Inspiratif Terkait Ismul A’zhom
1. Doa Seorang Sahabat untuk Mengobati Penyakit
Seorang sahabat Rasulullah pernah membaca doa Ismul A’zhom dengan keyakinan penuh, dan penyakit seseorang sembuh seketika. Rasulullah menyebut, doa yang ia baca adalah doa yang menggunakan nama Allah yang agung.
2. Doa Nabi Yunus dalam Perut Ikan
Doa Nabi Yunus saat berada dalam perut ikan juga sering dianggap memiliki kekuatan besar karena menyebut nama Allah:
"Laa ilaaha illa Anta, Subhanaka inni kuntu minadz-dzalimin."
(Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.")
Makna dan Penghayatan
Ismul A’zhom mengajarkan kita untuk memahami sifat Allah yang Maha Agung. Ketika kita memanjatkan doa dengan keyakinan dan tawakal, kekuatan doa ini dapat membawa perubahan besar dalam hidup kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar