Shalat Sunnah Sebelum Subuh, Dzikir Antara Sunnah Dan Subuh dan Amalan setelah Subuh
1, Shalat Sunnah Sebelum Subuh
Shalat sunnah sebelum Subuh (qobliyah Subuh) lebih baik dari pada dunia dan seisinya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Dua rakaat (sunnah) fajar lebih baik daripada dunia dan seisi nya." (HR. Muslim, no. 725)
Jika Tidak Sempat maka ia dianjurkan untuk meng-qadha-nya setelah terbit matahari (syuruk). Dalilnya adalah hadits:
"Barang siapa yang belum melaksanakan dua rakaat fajar (qobliyah Subuh), maka hendak lah ia melaksanakannya setelah matahari terbit." (HR. Tirmidzi, no. 422)
2, Dzikir yang dianjurkan Antara Sunnah dan Fardhu Subuh adalah tasbih malaikat.
Tasbih Malaikat ini Penyebab Semua Makhluk Dapat Rezeki
"Subhanallah wa bihamdih, Subhanallahil ‘Adzim, Astagh firullah" 100x. ( Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, maha suci Allah yang maha agung, aku mohon ampun kepada-Nya).
Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berkata kepada malaikat: 'Bertasbihlah kalian.' Maka mereka pun bertasbih, lalu mereka istighfar (memohonkan ampunan bagi penduduk bumi), dan karena tasbih itulah mereka mendapatkan rezeki." (HR. Thabrani)
Tasbih malaikat ini menjadi sebab keberkahan dan rezeki bagi makhluk di bumi.
Amalan dzikir "Subhanallah wa bihamdih, Subhanallahil ‘Adzim, Astaghfirullah" sebanyak 100 kali memiliki keutamaan besar, sebagaimana disebutkan dalam hadits nabi,
"Barang siapa yang mengucap kan 'Subhanallah wa bihamdih' dalam sehari sebanyak seratus kali, maka dosa-dosanya akan diampuni walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Bukhari, no. 6405; Muslim, no. 2691)
Malaikat bertasbih dan memohonkan ampunan kepada Allah, yang menjadi sebab turunnya rezeki untuk makhluk di bumi.
3, Amalan Setelah Subuh dan Sholat Sunat Syuruk
Allah berfirman:
"Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya." (QS. Thaha: 130)
Rasulullah SAW bersabda:
Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian ia duduk berdzikir mengingat Allah hingga matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna." (HR. Tirmidzi, no. 586; dinilai hasan oleh Al-Albani)
Semoga bermanfaat, Ya Sayyidi Ya Rasulullah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar