Tata Cara Sholat Mazhab Hanafi Subuh tanpa Qunut
Dan Tanpa Mengangkat Tangan Setelah Tasyahud Awal
1. Niat
Lakukan niat dalam hati:
"Usholli fardho shubhi rok'ataini lillahi ta'ala."
Artinya: Aku niat sholat fardhu Subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala.
2. Takbiratul Ihram
Angkat kedua tangan sejajar dengan telinga atau bahu sambil mengucapkan:
"Allahu Akbar."
3. Membaca Doa Iftitah (Opsional)
Jika ingin membaca doa iftitah, bisa membaca:
"Subhanakallahumma wabihamdika watabarokasmuka wata'ala jadduka wala ilaha ghairuka."
4. Membaca Al-Fatihah
Bacalah surah Al-Fatihah.
5. Membaca Surah Pendek
Setelah Al-Fatihah, baca surah pendek, misalnya Al-Ikhlas.
6. Ruku’
Membungkuk dengan posisi punggung lurus sambil membaca:
"Subhana rabbiyal 'azhim wa bihamdih" (3 kali).
7. I’tidal
Bangkit dari ruku’ sambil mengucapkan:
"Sami’allahu liman hamidah"
Lalu dilanjutkan:
"Rabbana lakal hamd."
8. Sujud
Lakukan sujud sambil membaca:
"Subhana rabbiyal a’la wa bihamdih" (3 kali).
9. Duduk di Antara Dua Sujud
Duduk di antara dua sujud sambil membaca:
"Rabbighfirli warhamni wajburni warfa’ni warzuqni wahdini wa’afini wa’fu anni."
10. Sujud Kedua
Lakukan sujud kedua dengan bacaan yang sama.
11. Bangkit ke Rakaat Kedua
Berdiri untuk rakaat kedua tanpa membaca doa iftitah lagi.
12. Rakaat Kedua
Ulangi langkah 4 hingga 10.
13. Tasyahud Akhir
Setelah sujud kedua di rakaat kedua, duduk untuk membaca tasyahud akhir:
"Attahiyyatu lillahi washalawatu wathayyibat..."
Hingga akhir dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
14. Salam
Akhiri sholat dengan mengucapkan:
"Assalamu’alaikum warahmatullah" ke kanan dan ke kiri.
Catatan Penting:
1. Tidak membaca doa qunut berarti langsung melanjutkan sujud setelah i’tidal di rakaat kedua.
2. Tidak mengangkat tangan setelah tasyahud awal, karena dalam sholat Subuh hanya ada dua rakaat dan tasyahud dilakukan satu kali, yaitu tasyahud akhir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar