CINCIN SAKTI NABI SULAIMAN
lafadz-lafadz yang tertulis di cincin Nabi Sulaiman itu dijadikan amalan oleh umat Islam.
Adapun sisi pertama bertulis lafadz: "La Ilaha Illallah, wahdahu la syarikalah, muhammadan abduhu wa rasuluh.
Artinya: "Tidak Ada Tuhan selain Allah. Dia yang esa tidak ada sekutu baginya. Nabi Muhammad adalah hamba dan sekaligus utusan-Nya."
Sisi kedua tertulis lafadz: "Allahumma maalikal-mulki tu'til-mulka man tasyaa`u wa tanzi'ul-mulka mimman tasyaa`u."
Artinya: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki."
Sisi ketiga tertulis lafadz: "Kullu syai'in haalikun illallah."
Artinya: "Segala sesuatu akan musnah kecuali Allah SWT."
Pada sisi keempat tertulis lafadz: "Tabarokta Ilahiy laa syariika laka."
Artinya: "Maha suci engkau wahai Tuhanku, dan tidak ada sekutu bagimu."
Cincin Nabi Sulaiman tersebut memiliki cahaya bersinar.
Apabila dikenakan, maka jin, setan, angin, burung, binatang buas, awan dan manusia akan berkumpul.
Angin sebagai kendaraannya, jin dan manusia sebagai bala tentara.
Sementara burung sebagai pembantu dan teman bicara, binatang buas sebagai pekerja dan malaikat sebagai utusannya.
Nabi Sulaiman juga meminta pd Allah sbb :
Artinya: Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (QS. As-Shaad: ayat 35).
Itulah kisah tentang cincin Nabi Sulaiman yang dikenal sakti dan memiliki energi yang luar biasa tersebut.
ASMA' CINCIN SULAIMAN
Ismul A'zhom (Nama Allah yang Agung) dan menjadi kunci dari berbagai hajat duniawi dan ukhrowi yang mengandung rahasia dan keberkahan dari Cincin Nabi Sulaiman AS. Sangat cepat ijabahnya atas izin Allah SWT jika diamalkan secara rutin.
Cincin Nabi Sulaiman memiliki sejarah panjang dalam tradisi Yahudi, Nasrani dan Islam, yang dimulai dari Raja Solomon, atau Nabi Sulaiman.
Yang mana cincin tersebut terukir suatu Ismul A'zhom (Nama Allah yang Agung) sehingga Allah SWT muliakan Nabi Sulaiman AS dan ditundukkan padanya Bangsa Manusia, Hewan, hingga bangsa Jin.
Asma' ini memiliki faedah dari unsur alam, sehingga berfungsi untuk wasilah:
Kekuatan, pembakar, ijabah hajat, mahabbah, melekatkan atau mengeratkan hubungan, menundukan lawan / musuh, wibawa, menundukkan, dan penarik/ mengambil hati dalam hal mahabbah, ketinggian martabat, dikagumi, disegani, terlihat berkarisma, dan ditakuti/disegani orang yang membenci.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar