AIR MATA YANG TERLAMBAT
Suatu hari seorang anak yang sukses pulang ke kampung. Rumahnya besar, mobilnya mewah, tabungannya banyak.
Tetapi ketika ia masuk ke rumah tuanya, yang ia lihat hanya sebuah ranjang kosong.
Ibunya telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
Di atas meja ada sebuah kotak kecil. Di dalamnya tersimpan uang recehan, lembar demi lembar yang sudah lusuh.
Ada secarik tulisan:
"Ini tabungan ibu. Kalau anakku pulang dan kesulitan uang, berikan ini kepadanya."
Anak itu menangis tersedu-sedu.
Saat hidup, ibunya tidak pernah meminta apa-apa.
Ketika meninggal, yang dipikirkannya masih anaknya.
Ia memeluk bantal bekas ibunya. Ia mencari suara yang dulu selalu membangunkannya untuk salat Subuh. Ia mencari tangan yang dulu mengusap kepalanya saat sedih.
Tetapi semua sudah terlambat.
Allah berfirman:
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua."
(QS. Al-Isra': 23)
Banyak orang menangis di makam orang tuanya sambil berkata:
"Seandainya ibu masih hidup sehari saja..." "Seandainya ayah masih bisa saya peluk sekali lagi..." "Seandainya saya lebih sering menelepon mereka..."
Namun waktu tidak pernah kembali.
Jika hari ini ayah dan ibu masih hidup, jangan tunggu besok untuk berbakti.
Teleponlah mereka.
Peluklah mereka.
Mintalah doa mereka.
Karena suatu hari nanti kita akan berdiri di samping pusara mereka, dan saat itu yang tersisa hanyalah doa dan penyesalan.
Malam ini, sebelum tidur, cobalah kirim pesan kepada ayah atau ibu:
"Ayah, Ibu, terima kasih telah membesarkanku. Maafkan semua kesalahanku. Doakan aku agar selamat dunia dan akhirat."
Mungkin bagi kita itu hanya beberapa kalimat.
Tetapi bagi orang tua, itu bisa menjadi kebahagiaan yang membuat mereka menangis dalam sujud malamnya.
Dan jika ayah atau ibu telah tiada, jangan lupa kirimkan Al-Fatihah, doa, dan sedekah atas nama mereka.
Karena di antara banyak amal, tidak ada yang lebih mengharukan daripada seorang anak yang tetap mengingat orang tuanya setelah mereka berada di alam kubur.
Semoga Allah merahmati kedua orang tua kita, yang masih hidup maupun yang telah mendahului kita.
"Ya Allah, ampunilah dosa kedua orang tua kami, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami ketika kami kecil." Aamiin.