Laqadja akum rasulum


web stats

Rabu, 08 Januari 2025

JANGAN PAMER BEKAS SUJUD

JANGAN PAMER BEKAS SUJUD 

Berikut adalah kupasan terkait fenomena ini:

1. Dalil Tentang Bekas Sujud

Al-Qur'an: Surah Al-Fath (48:29)
"Tanda-tanda mereka tampak pada wajah mereka dari bekas sujud."

Bekas sujud yang dimaksud dalam ayat ini dipahami oleh sebagian ulama sebagai cahaya ketaatan yang muncul di wajah seorang mukmin, bukan bekas fisik di jidat.

Hadis Riwayat Muslim (no. 269)
Rasulullah saw bersabda:
"Umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya di wajah, tangan, dan kaki mereka karena bekas wudhu."

2. Menghitamkan jidat secara sengaja (baik dengan cara menekan jidat secara berlebihan saat sujud atau menggunakan cara lain) MENIMBULKAN POTENSI RIYA, (untuk mendapatkan pujian dari orang lain).

Ulama sepakat bahwa bekas sujud yang alami adalah tanda ibadah yang ikhlas. Namun, jika bekas tersebut dibuat-buat, maka dianggap tindakan pamer. 

Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Riya dalam Ibadah
Riya adalah salah satu bentuk syirik kecil yang sangat dikecam dalam Islam. 

Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya hal yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil (riya)." (HR. Ahmad).

Orang yang sengaja menghitamkan jidat berpotensi menimbulkan kesombongan. Padahal Allah tidak menyukai kesombongan.

"Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia karena sombong, dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh." (QS. Luqman: 18).

4. Bekas Sujud yang Benar 

Imam Al-Qurtubi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa "bekas sujud" adalah tanda ketaatan dan kerendahan hati kepada Allah, bukan sekadar tanda fisik.

5. Allah menilai amal perbuatan seseorang berdasarkan niat dan keikhlasannya, bukan dari bekas-bekas fisik semata.
"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk tubuh dan rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian." (HR. Muslim no. 2564).

Bekas ibadah yang sejati adalah akhlak yang baik, hati yang bersih, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam.

Bekas sujud yang sebenarnya adalah cahaya ketaatan.

Tidak ada komentar: