Laqadja akum rasulum


web stats

Rabu, 08 Januari 2025

Rezeki itu Datang Setelah Sholat dg Khusyuk (Thaha: 132)

Rezeki itu Datang Setelah Sholat dg Khusyuk (Thaha: 132)

"Wa’mur ahlaka bish-shalaati wastabir ‘alaihaa; laa nas’aluka rizqaa; nahnu narzuquka wal ‘aaqibatu lit taqwaa." Artinya: "Dan perintahkanlah keluargamu untuk mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu; Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan kebaikan itu datang pada orang yang bertakwa." (QS. Thaha: 132)

Khasiat dan Fadhilah Ayat Ini

1. Ayat ini menegaskan kewa jiban kepala keluarga untuk mendidik keluarganya agar menjaga salat. Hal ini sejalan dengan hadits Nabi Muhammad SAW:
"Perintahkanlah anak-anak kalian untuk salat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukul lah mereka jika meninggalkan nya setelah umur sepuluh tahun, serta pisahkanlah tempat tidur mereka." (HR. Abu Dawud, no. 495)

Salat adalah ibadah utama yang menjadi penentu diterimanya amal lainnya. Dalam hadits disebutkan:
"Amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah salatnya. Jika baik, maka baiklah seluruh amalnya. Jika rusak, maka rusaklah seluruh amalnya." (HR. Tirmidzi, no. 413)

2. Ayat ini juga menegaskan bahwa REZEKI adalah tanggung jawab Allah yg penting LAKSANAKAN DULU SHOLAT dalam situasi dan kondisi apapun. Manusia hanya diperintahkan sholat dg sabar dan khusyuk, masalah rezeki itu, Allah yg memberi. 

Hal ini juga dipertegas dalam hadits:
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung; ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. Tirmidzi, no. 2344)

3.  Bagian akhir ayat ini menyebutkan bahwa akibat yang baik (akhir yang bahagia) diperuntukkan bagi orang yang bertakwa. Takwa adalah pelindung dari kesulitan dan penarik keberkahan, 

Ayat ini mengandung pesan mendalam:

Kepala keluarga bertanggung jawab agar anggota keluarganya melaksanakan salat. 
Allah menegaskan bahwa rezeki bukan hasil usaha manusia belaka, melainkan pemberian Allah, asalkan tekun mengerjakan sholat. 

Takwa adalah kunci keberhasilan di dunia dan akhirat. sebagaimana firman Allah: "Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan Dia akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka sangka." (QS. At-Talaq: 2-3)

Memelihara shalat dan melaksa nakannya di awal waktu menunjukkan kepatuhan kepada Allah.

Surah An-Nisa ayat 103
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

Ayat ini menunjukkan bahwa shalat memiliki waktu-waktu yang telah ditetapkan, sehingga seorang muslim dianjurkan untuk melaksanakannya segera ketika waktu shalat tiba.

Surah Al-Baqarah ayat 238
“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat Wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.”

Rasulullah SAW bersabda:
“Itu adalah shalat orang munafik, dia duduk menunggu matahari hingga berada di antara dua tanduk setan (hampir tenggelam), kemudian dia berdiri untuk mengerjakan shalat Asar empat rakaat dengan sangat cepat, dan dia tidak mengingat Allah di dalamnya kecuali sedikit.”
(HR. Muslim)

Hadis ini memperingatkan bahwa menunda-nunda shalat tanpa uzur merupakan kebiasaan buruk yang dikecam.


Tidak ada komentar: