Laqadja akum rasulum


web stats

Rabu, 27 Agustus 2025

DzikirLa ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin” yang dibaca 100 kali sehari dan ditutup dengan “Muhammadar Rasulullah Sadiqul Wa’dil Aamiin,

DzikirLa ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin” yang dibaca 100 kali sehari dan ditutup dengan “Muhammadar Rasulullah Sadiqul Wa’dil Aamiin,


Dalil Utama dari Hadis

  1. Riwayat dari Sahabat Ali r.a.:
    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Barangsiapa membaca ‘La ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin’ seratus kali dalam sehari, maka ia mendapatkan jaminan aman dari kemiskinan, selamat dari kedahsyatan kubur, dan dibukakan pintu-pintu surga bagi dirinya.”
    Ini diriwayatkan oleh Abu Nu'aim melalui Sahabat Ali dan dicatat oleh Al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad .

  2. Penekanan oleh Habib Umar bin Hafidz:
    Beliau menyampaikan bahwa yang mengamalkan dzikir ini setiap hari memang akan aman dari kefakiran, akan meraih ketenteraman di alam kubur, dan terbukanya pintu-pintu kekayaan serta pintu surga. Setelah dizikir, dianjurkan untuk menutupnya dengan “Muhammadur Rasulullah Shadiqul Wa’dil Aamiin.” .

  3. Literatur populer dan media dakwah:
    Artikel-artikel Islami menyebutkan dzikir ini sebagai pembuka rezeki dan perlindungan dari kemiskinan dengan menegaskan redaksi hadis di atas .

  4. Sumber tambahan dari HR. Ad-Dailami:
    Disebutkan pula dalam riwayat lain bahwa dzikir ini membuat seseorang “pelindung dari kefakiran, penghibur dari kesunyian kubur, penyebab kekayaan datang, dan pengetuk pintu surga” .


Apa yang Dimaksud dengan "Aman dari Kemiskinan"?

  • Secara bahasa dan spiritual, “aman dari kefakiran” mencakup perlindungan dan kelapangan rezeki—baik yang bersifat materi (uang, harta) maupun non-materi (kesempatan, kesehatan, kebahagiaan batin).
    Ulama seperti Imam Abu Bakar bin Sayid M. Syatho Dimyathi menyatakan bahwa ini terbukti membuka rezeki secara lahir dan batin .

Jadi, jaminan "aman dari kefakiran" itu benar-benar berdasarkan riwayat hadis, bukan klaim tanpa sumber.


Pendapat dari Komunitas (Reddit)

“Some Awliya said this dhikr helps with rizq external and internal: لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ – La Ilaha illa Allah al-Malikul Haqqul Mubeen 100 times every day.”
— Komentar dalam diskusi komunitas Islam

Komentar ini mendukung pandangan bahwa dzikir ini membawa kebaikan rezeki lahir dan batin, sebagaimana disebutkan para ulama.


Ringkasan Bukti dan Kesimpulan

Poin Utama Penjelasan
Dalil hadits Dijamin aman dari kefakiran, kubur ringan, dan pintu surga terbuka.
Penjelasan ulama Rezeki kaya tidak hanya materi, tetapi juga batiniah dan spiritual.
Amalan sehari-hari Dilaksanakan 100x per hari, ditutup dengan kalimat tentang Rasulullah.
Sumber tambahan Dikokohkan oleh Habib Umar dan banyak media dakwah.
Pengalaman komunitas Dibuktikan manfaat lahir dan batin oleh As-Arifin.

Kisah 1: Pedagang yang Hampir Bangkrut

Seorang pedagang kecil di Yaman mengalami kesulitan besar. Dagangannya sepi, utang menumpuk, dan rumah tangganya hampir hancur karena tekanan ekonomi. Ia datang mengadu kepada seorang guru mursyid. Sang guru hanya berkata:

“Baca La ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin seratus kali setiap pagi dan sore. Lakukan tanpa putus, lalu tutup dengan shalawat dan kalimat Muhammadar Rasulullah Sadiqul Wa’dil Aamiin.”

Pedagang itu mengamalkan dengan penuh keyakinan. Di hari ketujuh, tanpa disangka, ada pelanggan besar datang membeli dalam jumlah banyak dan melunasi pembayaran tunai. Tidak berhenti di situ, satu per satu peluang datang: kerja sama usaha, modal tanpa riba, dan hubungan keluarga kembali harmonis.

Ia sering menangis ketika menceritakan kisahnya:

“Saya pikir dzikir ini hanya menenangkan hati. Ternyata, ia mengubah hidup saya. Hutang lunas, usaha maju, dan hati tenang.”


Kisah 2: Tukang Ojek yang Berubah Jadi Pengusaha

Di sebuah majelis zikir, seorang tukang ojek mendengar tentang amalan ini. Awalnya ia menganggap enteng, tetapi tetap mencoba. Ia membaca dzikir ini setiap selesai Subuh dan Isya, bahkan sambil menunggu penumpang.

Tiga bulan kemudian, kehidupannya berubah drastis. Ia ditawari menjadi sopir pribadi, kemudian diberi kepercayaan mengelola usaha kecil oleh majikannya. Dari tukang ojek, ia naik menjadi pemilik warung, lalu membuka usaha sembako.

Ia berkata kepada murid-murid yang ingin sukses:

“Saya bukan orang pintar, bukan juga punya modal. Modal saya cuma dzikir ini. Kalau Allah berkehendak, pintu rezeki terbuka tanpa batas.”


Kisah 3: Ibu Rumah Tangga yang Gelisah

Seorang ibu rumah tangga di Indonesia sering merasa takut miskin, apalagi suami kehilangan pekerjaan. Ia gelisah setiap malam memikirkan masa depan anak-anaknya. Suatu hari, ia membaca tulisan tentang amalan “La ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin” di media dakwah.

Ia mulai mengamalkannya dengan ikhlas, 100 kali setiap pagi. Setelah dua minggu, suaminya mendapat panggilan kerja di perusahaan besar. Tidak lama, keluarga itu mendapat rezeki tambahan: bisnis kecil-kecilan mereka laris, dan mereka mampu membeli rumah sederhana.

Ibu itu bersaksi:

“Sejak mengamalkan dzikir ini, bukan hanya rezeki datang, tapi hatiku pun jauh dari rasa takut miskin. Saya merasa dijaga.”


Kisah 4: Pekerja Migran yang Mendapat Keajaiban

Seorang pekerja migran di Timur Tengah mengaku kepada gurunya bahwa ia sering dizalimi majikan dan tidak dibayar gajinya. Gurunya mengajarkan dzikir ini seratus kali setiap hari. Ia mengamalkannya setiap malam sebelum tidur.

Sebulan kemudian, majikannya yang keras kepala tiba-tiba meminta maaf dan membayar seluruh gajinya selama enam bulan, bahkan memberi bonus. Pekerja itu kemudian mendapat tawaran kerja di tempat lain dengan gaji lebih tinggi.

Ia berkata:

“Saya tidak mengerti bagaimana Allah menolong saya. Yang saya tahu, setiap kali selesai berdzikir, hati saya tenang, dan pintu pertolongan selalu terbuka.”


Rahasia yang Terlihat dalam Kisah-kisah Ini

  • Semua pelaku amalan ini mendapat dua hal sekaligus: kelapangan rezeki dan ketenangan batin.
  • Istiqamah adalah kuncinya. Mereka mengamalkan setiap hari tanpa ragu.
  • Penggabungan tauhid dan pengakuan kerasulan menjadikan dzikir ini sangat kuat untuk memohon pertolongan Allah.


Tidak ada komentar: