RAHASIA JIWA
Pagi ini, tidak semua yang kuat itu terlihat.
Tidak semua yang berpengaruh itu bersuara keras.
Dan tidak semua yang dihormati harus memiliki jabatan.
Ada sesuatu yang tersembunyi dalam diri manusia, tidak tampak oleh mata,
namun terasa oleh hati.
Itulah… rahasia jiwa.
Kita sering melihat,
ada orang punya jabatan tapi tidak dihormati.
Dan ada yang tanpa jabatan apa-apa namun ucapannya didengar, kehadirannya dihargai.
Kenapa bisa begitu?
Karena wibawa sejati bukan dari posisi tapi dari dalam hati.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi melihat hati dan amal kalian." (HR. Muslim).
Wibawa itu lahir dari sini:
pertama, hati yang bersih:
tidak dipenuhi iri, dengki, dan kesombongan.
kedua, kejujuran dalam ucapan
sekali berbicara… orang percaya.
ketiga, kesabaran dalam sikap: tidak mudah marah, tidak mudah reaktif.
keempat, menjaga lisan:
tidak menyakiti, tidak merendahkan
kelima, dekat dengan Allah:
diamnya dzikir… langkahnya ibadah.
Allah berfirman:
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar.” (QS. At-Talaq: 2)
Orang yang dekat dengan Allah…
tidak perlu meninggikan diri.
Karena Allah sendiri yang akan meninggikannya.
Sahabat semua
Kalau ingin dihormati…
jangan sibuk memperbaiki penampilan. Tetapi Perbaiki hati.
Kalau ingin didengar…
jangan sibuk meninggikan suara. Tetapi Perbaiki jiwa.
Karena pada akhirnya…
yang masuk ke hati manusia
bukan kata-kata kita,
tapi apa yang keluar dari dalam jiwa kita.
Dan di situlah…
letak rahasia yang tidak semua orang mampu menjaganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar