Ternyata… Amal Ini Bisa Hancur Diam-Diam Tanpa Kita Sadari
Pernahkah kita merasa sudah banyak berbuat baik…
tapi hidup tetap terasa sempit, hati tetap gelisah?
Hati-hati… bisa jadi ada satu hal yang sedang menghapus semuanya perlahan.
Rasulullah SAW pernah mengingatkan,
ada orang datang di hari kiamat membawa pahala seperti gunung…
tapi berubah menjadi debu yang beterbangan.
Kenapa?
Karena ia berbuat baik di hadapan manusia,
namun melanggar batas Allah saat sendirian.
Pagi ini… mari kita jujur pada diri sendiri.
Shalat kita sudah ada…
sedekah mungkin sudah jalan…
dzikir pun tak pernah kita tinggalkan…
Tapi bagaimana saat kita sendiri?
Apakah lisan masih bersih?
Apakah hati masih lurus?
Apakah mata masih terjaga?
Jangan sampai kita sibuk memperbaiki “yang terlihat”,
tapi lalai menjaga “yang tersembunyi”.
Karena justru di situlah nilai kita di sisi Allah.
Mulai pagi ini…
bukan hanya memperbanyak amal,
tapi menjaga keikhlasan dan ketaatan dalam kesendirian.
Sebab Allah tidak melihat ramainya amal kita,
tapi melihat jujurnya hati kita.
“Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia beramal saleh dan tidak mempersekutukan dalam beribadah kepada Tuhannya.”
(QS. Al-Kahfi: 110)
Selamat pagi…
jangan hanya jadi baik di depan orang, tetapi
jadilah hamba Allah yang benar-benar baik… bahkan saat tak ada yang melihat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar