JANGAN TUNGGU…
Jangan tunggu sakit…
karena saat sakit datang,
jalan ke masjid terasa sangat jauh.
Jangan tunggu sakit…
karena ketika tubuh terbaring lemah, yang tersisa hanya penyesalan:
“dulu kenapa aku tidak rajin sujud…”
Jangan tunggu waktu luang…
karena yang sibuk hari ini,
banyak yang esoknya sudah di dalam liang lahat.
Jangan tunggu tua…
karena yang muda pun banyak yang dipanggil lebih dulu.
Ada kisah nyata…
seorang laki-laki, setiap azan berkumandang selalu berkata:
“nanti saja… masih capek…”
Hari demi hari…
azan hanya lewat di telinganya.
Sampai suatu hari…
ia benar-benar terbaring sakit.
Ketika azan berkumandang,
ia menangis…
ingin ke masjid…
ingin sujud…
ingin mengejar yang dulu ia tunda…
Tapi tubuhnya tak mampu lagi.
Tak lama setelah itu…
ia dipanggil oleh Allah.
Yang tersisa… hanya penyesalan.
Allah berfirman:
"Dan setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati."
(QS. Ali Imran: 185)
Dan saat kematian datang, manusia berkata:
"Ya Rabb-ku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat berbuat amal saleh…”
(QS. Al-Mu’minun: 99–100)
Tapi…
permintaan itu sudah tidak akan dikabulkan.
Hari ini…
kita masih bisa berdiri.
Masih bisa melangkah ke masjid.
Masih bisa sujud.
Masih bisa bertaubat.
Jangan tunggu sakit.
Jangan tunggu lemah.
Jangan tunggu menyesal.
Karena saat penyesalan datang…
semua sudah terlambat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar