Perintah Istighfar dari Langit
Kadang yang membuat hati sempit bukan karena kurang harta, tetapi karena kurang istighfar.
Banyak orang kuat menghadapi hidup setelah lisannya basah dengan dzikir istighfar.
Allah sendiri memerintahkan hamba-Nya untuk beristighfar:
“Dan mohonlah ampun kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. An-Nisa: 106)
Dan Allah juga berfirman:
“Maka aku berkata kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun.”
(QS. Nuh: 10)
Lalu apa balasan bagi orang yang rajin istighfar?
Allah lanjutkan:
“Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”
(QS. Nuh: 11–12)
Betapa banyak orang yang awalnya hidupnya terasa buntu, rezeki seret, rumah tangga sering bertengkar, hati gelisah, lalu perlahan berubah setelah membiasakan istighfar setiap hari.
Ada yang usahanya mulai terbuka.
Ada yang anaknya berubah menjadi lebih baik.
Ada yang hutangnya perlahan lunas.
Ada yang hatinya menjadi tenang walau masalah belum selesai seluruhnya.
Karena istighfar bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga mengundang pertolongan Allah.
Jangan tunggu menjadi orang suci dulu untuk beristighfar.
Justru karena kita banyak salah, maka kita sangat beristighfar.
Perbanyaklah:
“Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.”
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertaubat kepada-Nya.”
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, melapangkan rezeki kita, menjaga keluarga kita, dan menutup hidup kita dengan husnul khatimah. Aamiin ya rabbal aalamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar