Sebelum Kita Sibuk Dengan Urusan Dunia
“Sudahkah aku memulai hari dengan mengingat Allah?”
Banyak orang bangun pagi, langsung membuka HP.
Melihat pesan, berita, bahkan masalah.
Padahal hati belum diisi… tapi sudah siap dibebani.
Padahal Allah sudah memberi kita kesempatan baru hari ini.
Nafas masih ada. Mata masih bisa melihat.
Itu bukan hal biasa… itu tanda Allah masih memberi waktu untuk memperbaiki diri.
Allah berfirman:
“Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh: 10)
Bayangkan…
di pagi hari yang sunyi ini, jika kita isi dengan istighfar…
bukan hanya dosa yang diampuni, tapi jalan hidup juga dilapangkan.
Ada orang yang hidupnya terasa sempit,
bukan karena kurang harta…
tapi karena kurang istighfar.
Coba pagi ini…
jangan panjang-panjang.
Cukup duduk sejenak setelah Subuh, lalu ucapkan:
“Astaghfirullah wa atubu ilaih…”
ulang 10 kali saja… dengan hati yang hadir.
Lalu lanjutkan dengan doa sederhana:
“Ya Allah, hari ini aku serahkan hidupku kepada-Mu.
Permudahkan urusanku, lapangkan rezekiku, dan jaga hatiku dari dosa.”
Jangan remehkan amalan kecil di pagi hari.
Karena banyak keberkahan besar… dimulai dari dzikir yang sederhana.
Pagi ini bukan sekadar awal hari…
ini bisa jadi awal perubahan hidup kita.
Semoga hari ini Allah mudahkan langkah kita,
dilapangkan rezeki, ditenangkan hati,
dan dijauhkan dari segala kesulitan.
Selamat pagi… jangan lupa dekatkan hati kepada Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar