Laqadja akum rasulum


web stats

Senin, 13 Januari 2025

ISTIQAMAH TAHAJUD WITIR BERJAMAAH dg Istri dan Anak

ISTIQAMAH TAHAJUD WITIR BERJAMAAH dg Istri dan Anak

Kisah Inspiratif: Keluarga Pedagang yang Istiqamah Bertahajud

Di sebuah desa kecil, ada seorang pedagang bernama Ahmad yang dikenal jujur dan dermawan. Meski hidupnya sederhana, ia selalu berusaha membangun kebiasaan ibadah di keluarganya, terutama shalat tahajud berjamaah. Ahmad percaya bahwa keberkahan hidup tidak hanya berasal dari kerja keras, tetapi juga dari doa yang tulus di malam hari.

Setiap malam, Ahmad membangunkan istri dan tiga anaknya sebelum subuh. Awalnya, anak-anaknya mengeluh karena merasa lelah. Namun, Ahmad dengan sabar menjelaskan bahwa tahajud adalah kunci keberhasilan hidup. Ia berkata, “Jika kita ingin Allah dekat dengan kita, maka kita juga harus berusaha mendekat kepada-Nya.”

Tahun demi tahun berlalu, anak-anak Ahmad tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan salihah. Mereka menjadi teladan di masyarakat, dikenal karena akhlak yang baik dan kepeduliannya kepada sesama.

Suatu hari, usaha Ahmad menghadapi masalah besar. Barang dagangannya rusak karena banjir, dan ia hampir bangkrut. Namun, ia tetap optimis dan berkata kepada keluarganya, “Jangan berhenti tahajud. Allah pasti punya rencana terbaik untuk kita.”

Beberapa minggu kemudian, seorang pelanggan besar datang membeli seluruh sisa dagangan Ahmad. Bukan hanya itu, pelanggan tersebut mengajak Ahmad untuk bermitra dalam bisnis yang lebih besar. Keadaan keluarga Ahmad pun kembali membaik, bahkan lebih baik dari sebelumnya. Ahmad dan keluarganya yakin bahwa semua ini adalah hasil dari keberkahan tahajud yang mereka lakukan bersama.

Dalilnya:
"Innal muttaqiina fii jannaatin wa 'uyuun. Aakhizina maa aataahum rabbuhum. Innahum kaana qabla dzaalika muhsiniin. Kaana qaliilan minal layli maa yahja'uun. Wa bil-ashaari hum yastaghfiruun.(Adz-Dzariyat 15-18)
Artinya (“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam taman-taman (surga) dan mata air. Mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam. Dan di akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah).”

"Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR. Muslim)

Waktu tahajud adalah saat yang penuh berkah, di mana doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan (HR. Bukhari dan Muslim).

"Wa minal laili fatahajjad bihi naafilatan laka 'asa ay yab'atsaka rabbuka maqaamam mahmooda."(Al-Isra' 17:79)

“Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

Rasulullah saw bersabda:
“Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di malam hari, dan membangun kan istrinya hingga ia shalat juga. Jika istrinya enggan, ia memercikkan air ke wajahnya.”

Hadis ini menekankan pentingnya suami istri saling mengingatkan untuk menghidupkan malam dengan ibadah. Bahkan Rasulullah saw memberikan motivasi agar kebiasaan ini menjadi amal bersama dalam keluarga.

Rasulullah saw juga bersabda:
"Inna Allaha witrun yuhibbul watra fa-autiruu yaa ahlal quran."(HR. Tirmidzi dan Muslim)
“Sesungguhnya Allah itu Maha Esa (witir) dan mencintai witir, maka lakukanlah shalat witir, wahai ahli Al-Qur’an.”

Shalat witir adalah penutup dari shalat malam dan disukai oleh Allah. Rasulullah saw memberikan dorongan khusus kepada umatnya untuk tidak meninggalkannya. Karena Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada keluarga yang menghidupkan malam dengan ibadah.


Tidak ada komentar: