Surat Al-Anbiya Ayat 69
قُلْنَا يَٰنَارُ كُونِى بَرْدًا وَسَلَٰمًا عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ
Arab-Latin: Qulnā yā nāru kụnī bardaw wa salāman 'alā ibrāhīm
Artinya: Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim",
Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram
69. Maka mereka menyalakan api yang besar dan melemparkan Ibrahim ke dalamnya, lalu Kami berfirman, "Wahai api, jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim," Maka selamatlah Ibrahim dan sama sekali tidak mendapatkan bahaya apapun.
Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah
69. قُلْنَا يٰنَارُ كُونِى بَرْدًا وَسَلٰمًا عَلَ ىٰٓ إِبْرٰهِيمَ (Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”)
Yakni kemudian mereka menyalakan api dan melemparkan Ibrahim ke dalamnya, namun api itu terasa dingin dan menjadi tidak berbahaya dengan ketentuan Allah Yang Maha Kuasa sehingga api itu tidak membahayakan Ibrahim sedikitpun.
Imam Abu Dawud dan Tirmidzi mengeluarkan hadits dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah bersabda: “Nabi Ibrahim tidak pernah berbohong kecuali pada tiga hal, semuanya di jalan Allah; pertama adalah ucapannya “aku sakit” padahal dia tidak sakit, kedua, ucapannya tentang istri Sarah “ini adalah saudara perempuanku”, dan ketiga, ucapannya “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar