Hadis Sahih Tentang Kemuliaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,
yang menunjukkan kedudukan agung beliau di sisi Allah dan di hadapan umat manusia:
“Aku adalah pemimpin anak Adam pada hari kiamat, dan aku bukanlah sombong…”
(Shahih Muslim, no. 2278)
أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا فَخْرَ
"Aku adalah pemimpin anak keturunan Adam pada hari kiamat, dan aku bukan menyombongkan diri."
Makna: Rasulullah adalah makhluk paling mulia di hadapan Allah pada hari kiamat.
“Sesungguhnya aku di sisi Allah adalah penutup para nabi, padahal Adam masih berada dalam bentuk tanah liat…”
(Musnad Ahmad no. 17163, dinilai sahih oleh al-Albani)
إِنِّي عِندَ اللَّهِ لَخَاتَمُ النَّبِيِّينَ وَإِنَّ آدَمَ لَمُنْجَدِلٌ فِي طِينَتِهِ
"Sesungguhnya aku di sisi Allah adalah penutup para nabi, dan sungguh Adam masih berada dalam bentuk tanahnya."
Makna: Kemuliaan Nabi Muhammad telah ditetapkan Allah sebelum penciptaan manusia sempurna.
“Aku diberi lima hal yang tidak diberikan kepada seorang pun sebelumku…”
(Shahih Bukhari dan Muslim)
وَأُعْطِيتُ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ أَحَدٌ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ قَبْلِي...
"Aku diberi lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang pun dari para nabi sebelumku..."
Makna: Di antaranya adalah keistimewaan umat Muhammad, syafaat, dan kemenangan dengan rasa takut yang ditanamkan Allah di hati musuh sejauh perjalanan sebulan.
“Aku adalah yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat.”
(Shahih Muslim, no. 196)
وَأَنَا أَكْثَرُهُمْ تَبَعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Dan akulah yang memiliki pengikut terbanyak pada hari kiamat."
Makna: Umat Muhammad adalah yang terbesar karena kemuliaan risalah beliau.
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi…”
(QS. Al-Ahzab: 56)
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan."
Makna: Menunjukkan tingginya kedudukan Nabi hingga Allah dan seluruh malaikat bershalawat kepadanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar