Laqadja akum rasulum


web stats

Minggu, 10 Agustus 2025

Muhammadiyah & NU: Dua Jalan, Satu Tujuan

Muhammadiyah & NU: Dua Jalan, Satu Tujuan

Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) adalah dua ormas Islam terbesar di Indonesia. Keduanya sama-sama berlandaskan Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas, sama-sama berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah, dan sama-sama ingin menegakkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Perbedaannya ada pada cara memahami dan mempraktikkan ajaran Islam, bukan pada akidahnya.


1. Titik Temu

  • Akidah: Keduanya berpegang pada aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah, meyakini rukun iman, dan mengutamakan tauhid yang murni.
  • Fikih: Sama-sama mengacu pada empat mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali), hanya saja pendekatan dalam memilih pendapat berbeda.
  • Dalil: Sama-sama menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai sumber utama.

2. Perbedaan Pendekatan

  • Muhammadiyah

    • Tidak terikat pada satu mazhab.
    • Memilih pendapat yang paling kuat menurut Majelis Tarjih, langsung merujuk pada dalil.
    • Contoh: Tarawih 11 rakaat berdasar hadis Aisyah (HR. Bukhari Muslim), zakat fitrah boleh uang seperti pendapat Hanafi.
  • NU

    • Mengikuti Mazhab Syafi’i sebagai pegangan utama, tetapi boleh mengambil pendapat mazhab lain (takhayyur).
    • Menjaga tradisi ibadah dan amalan yang diwariskan ulama salaf selama tidak bertentangan dengan syariat.
    • Contoh: Tarawih 20 rakaat sesuai riwayat Umar bin Khattab (HR. Baihaqi), zakat fitrah dengan beras sesuai hadis Ibnu Umar (HR. Bukhari Muslim).

3. Contoh Perbedaan Praktik

  • Qunut Subuh: NU mengamalkan setiap Subuh (hadis Anas bin Malik – HR. Baihaqi), Muhammadiyah hanya qunut nazilah saat musibah besar (HR. Bukhari Muslim).
  • Azan Jumat: NU dua kali azan mengikuti penambahan Khalifah Utsman (HR. Bukhari), Muhammadiyah satu kali azan mengikuti praktik Nabi ﷺ dan Umar.
  • Zakat Fitrah: NU beras/makanan pokok, Muhammadiyah boleh uang atau makanan pokok.

4. Landasan Dalil Bersama

Keduanya sepakat pada prinsip QS. An-Nisa: 59:

"Taatilah Allah dan taatilah Rasul, serta ulil amri di antara kalian..."

Dan hadis Nabi ﷺ:

"Barangsiapa hidup di antara kalian, ia akan melihat banyak perselisihan. Maka peganglah sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin." (HR. Abu Dawud)


5. Penutup

Muhammadiyah dan NU ibarat dua sungai yang mengalir dari sumber mata air yang sama—Al-Qur’an dan Sunnah—namun melewati jalur yang berbeda. Ujungnya tetap ke laut yang sama: keridhaan Allah.
Perbedaan mereka bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk saling melengkapi.



Tidak ada komentar: