Laqadja akum rasulum


web stats

Rabu, 11 Februari 2026

INDONESIA HARUS MAJU DAN BERKELAS DUNIA (sebuah harapan) oleh: Ismilianto

INDONESIA HARUS MAJU DAN BERKELAS DUNIA
(sebuah harapan) oleh: Ismilianto

Saudaraku sebangsa dan setanah air…
Kita ini negeri besar. Laut kita luas. Tanah kita subur.
Anak-anak kita cerdas.

Tapi pertanyaannya satu:
Sudahkah kita benar-benar maju?

Jepang pernah hancur oleh bom. Korea Selatan pernah miskin. Singapura tidak punya sumber daya alam.
Namun hari ini mereka berdiri tegak, disegani dunia.

Mengapa?
Karena mereka menjadikan ilmu sebagai panglima.
Menjadikan disiplin sebagai budaya. Menjadikan kejujuran sebagai fondasi. Indonesia pun bisa. Bahkan harus bisa.

Pertama, kita harus memuliakan pendidikan.
Guru bukan sekadar pegawai, tapi pembangun peradaban.

Profesor bukan hanya pengajar di kampus, tapi harus didorong ikut menentukan arah kebijakan bangsa.

Ilmu tidak boleh berhenti di ruang kelas — ia harus memimpin negeri.

Kedua, pertanian dan teknologi harus kita satukan.

Petani kita jangan dibiarkan bekerja dengan cara lama sementara negara lain sudah pakai drone, sensor tanah, dan riset genetik.

Kalau Jepang bisa menghasilkan panen berkali-kali lipat dari lahan yang sempit, mengapa kita yang tanahnya luas tidak bisa?

Ketiga, pemimpin harus lahir dari orang-orang berintegritas dan berilmu.

Bukan hanya pintar bicara, tapi harus paham data kehidupan rakyat.
Bukan hanya pandai berjanji, tapi mampu bekerja.

Keempat, rakyat jangan kehilangan harapan.
Bangsa besar tidak dibangun oleh orang yang pesimis.
Ia dibangun oleh orang-orang yang berani bermimpi dan bekerja keras mewujudkannya.

Saya percaya…
Di desa-desa ada anak-anak yang kelak menjadi ilmuwan dunia.

Di sekolah-sekolah ada calon pemimpin jujur masa depan.
Di kampung-kampung ada petani yang bisa jadi penggerak ekonomi nasional.
Indonesia tidak kekurangan potensi.

Yang kita butuhkan adalah kesungguhan, keberanian berubah, dan persatuan.

Mari kita bangun negeri ini bukan dengan saling menjatuh kan, tetapi dengan saling menguatkan. Bukan dengan iri, tetapi dengan inovasi.
Bukan dengan marah,
tetapi dengan kerja nyata.

Mari kita tutup dengan doa:
Ya Allah…
Bangkitkan negeri kami dari segala kelemahan.
Jadikan pemimpin kami amanah.
Jadikan rakyat kami rajin dan jujur.
Jadikan Indonesia negeri yang makmur, adil, dan bermartabat di mata dunia.
Aamiin ya rabbal 'aalamin. 

Tidak ada komentar: