Laqadja akum rasulum


web stats

Minggu, 22 Februari 2026

Puasa KeempatMenjelang Magrib, Hati Diajak Tunduk

Puasa Keempat
Menjelang Magrib, Hati Diajak Tunduk

Menjelang magrib, seharian menahan dalam ujian. 
Hari ini kita bertahan menunaikan ibadah puasa. 
Kita bertahan dari keluh kesah,
dari emosi yang ingin meledak, dan dari prasangka yang ingin menguasai hati.

Di jam-jam akhir inilah, pahala puasa sedang dijaga. Karena Allah akan menyempurnakan kesabaran kita.

Allah mengingatkan dalam Al-Qur’an bahwa pertolongan-Nya dekat bagi orang-orang yang sabar.

Maka jika sore ini terasa berat,
itu tanda sabar sedang bekerja.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa doa orang yang berpuasa saat menjelang berbuka adalah doa yang tidak tertolak.
Karena saat itu, hati paling jujur, paling lemah, dan paling dekat kepada Allah.

Maka sebelum magrib tiba,
jangan hanya menunggu makanan. Tapi tunggulah ampunan. Tunggulah rahmat.
Tunggulah jawaban doa-doa lama yang mungkin baru sore ini dikabulkan.

Jika hari ini belum maksimal,
jangan putus asa.
Puasa bukan lomba kesempurnaan, tetapi perjalanan menuju takwa. 

Ya Allah, di sisa waktu sebelum magrib ini,
tenangkan hati kami,
terimalah puasa kami,
dan jadikan Ramadhan ini jalan pulang terbaik menuju ridha-Mu.

Semoga azan magrib nanti Allah menerima sabar kita hari ini.

Tidak ada komentar: