UNTUK KULTUM ATAU RENUNGAN
Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syaitan-syaitan dibelenggu.”
(HR. Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)
Makna dan penjelasan singkatnya:
Syaitan dibelenggu bukan berarti maksiat hilang sama sekali.
Yang dibelenggu adalah syaitan-syaitan besar yang biasanya paling kuat menggoda manusia.
Namun nafsu manusia tetap ada, kebiasaan lama masih hidup, dan bisikan dosa bisa datang dari diri sendiri.
Itulah sebabnya, jika di bulan Ramadhan masih ada maksiat, maka sering kali penyebabnya bukan syaitan, tetapi nafsu yang belum terdidik dan kebiasaan yang belum ditinggalkan.
Hadis ini sebenarnya bukan untuk menakut-nakuti, tetapi memberi harapan.
Allah mempermudah jalan taat.
Lingkungan ruhani dibersihkan.
Godaan dilemahkan.
Maka Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berubah.
Jika di bulan ini kita masih sulit taat, bagaimana nanti di luar Ramadhan?
Kesimpulannya:
Ramadhan bukan soal syaitan yang dibelenggu,
tetapi tentang kesempatan besar bagi manusia untuk membelenggu nafsunya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar