Laqadja akum rasulum


web stats

Kamis, 12 Februari 2026

Tukang Sapu Tak Malu-malu

Tukang Sapu Tak Malu-malu

Di sebuah kota kecil, ada seorang tukang sapu jalanan. Setiap pagi sebelum matahari terbit, ia sudah mendorong gerobaknya. 
Suatu hari, seorang anak kecil bertanya,
“Pak, kenapa Bapak selalu tersenyum? Bukankah pekerjaan ini berat?”
Ia berhenti sejenak, lalu berkata pelan,
“Nak, yang membuat hidup ini berat bukan pekerjaannya. Tapi kalau hati kita merasa hina.” Anak itu terdiam.

Bertahun-tahun kemudian, anak kecil itu tumbuh menjadi seorang pejabat. Saat diwawancarai tentang siapa yang paling menginspirasi hidupnya, ia tidak menyebut profesor, tidak menyebut tokoh besar.
Ia menyebut tukang sapu itu.
“Dia mengajarkan saya bahwa kemuliaan bukan pada jabatan, tapi pada cara kita menjalani amanah.”
Dan yang lebih mengharukan, pejabat itu kemudian memperjuangkan kesejahteraan para petugas kebersihan di kotanya.

Hidup ini bukan tentang seberapa tinggi posisi kita.
Tapi seberapa tulus kita bekerja.

Bukan tentang dilihat manusia. Tapi tentang dinilai Allah. Jangan malu dengan prosesmu.
Jangan kecil hati dengan keadaanmu.
Karena bisa jadi, dari tempat yang paling sederhana,
lahir pengaruh yang luar biasa.

Tidak ada komentar: