UNTUK BACAAN TARAWIH
Al-Baqarah (153–156)
(153) Yā ayyuhalladzīna āmanusta‘īnū bish-shabri wash-shalāh, innallāha ma‘ash-shābirīn.
(154) Wa lā taqūlū limay yuqtalu fī sabīlillāhi amwāt, bal aḥyā’un walākin lā tasy‘urūn.
(155) Wa lanabluwannakum bisyai’im minal-khaufi wal-jū‘i wa naqṣim minal-amwāli wal-anfusi wats-tsamarāt, wa basysyirish-shābirīn.
(156) Alladzīna idzā aṣābat-hum muṣībah qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
Terjemah:
(153) Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah bersama orang-orang yang sabar.
(154) Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah bahwa mereka mati; bahkan mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.
(155) Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.
(156) Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”
Ali ‘Imran (133–134)
(133) Wa sāri‘ū ilā maghfiratim mir rabbikum wa jannatin ‘arḍuhas-samāwātu wal-arḍu u‘iddat lil-muttaqīn.
(134) Alladzīna yunfiqūna fis-sarrā’i waḍ-ḍarrā’i wal-kāẓimīnal-ghaiẓa wal-‘āfīna ‘anin-nās, wallāhu yuḥibbul-muḥsinīn.
Terjemah:
(133) Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang bertakwa.
(134) Yaitu orang-orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit, yang menahan amarah dan memaafkan manusia; dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.
An-Nisa (36–37)
(36) Wa‘budullāha wa lā tusyrikū bihi syai’ā, wa bil-wālidayni iḥsānā…
(37) Alladzīna yabkhalūna wa ya’murūnan-nāsa bil-bukhl wa yaktumūna mā ātāhumullāhu min faḍlih.
Terjemah:
(36) Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua…
(37) Yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir serta menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan kepada mereka.
Al-An‘am (160–161)
(160) Man jā’a bil-ḥasanati falahū ‘asyru amtsālihā, wa man jā’a bis-sayyi’ati falā yujzā illā mitslahā wa hum lā yuẓlamūn.
(161) Qul innanī hadānī rabbī ilā ṣirāṭim mustaqīm dīnan qiyaman millata Ibrāhīma ḥanīfā.
Terjemah:
(160) Barang siapa membawa satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipat balasannya.
(161) Katakanlah, sesungguhnya Tuhanku telah memberi petunjuk kepadaku ke jalan yang lurus, agama yang benar.
Al-A‘raf (199–200)
(199) Khudzil-‘afwa wa’mur bil-‘urfi wa a‘riḍ ‘anil-jāhilīn.
(200) Wa immā yanzaghannaka minasy-syaithāni nazghun fasta‘idz billāh.
Terjemah:
(199) Jadilah pemaaf, perintahkan yang makruf, dan berpalinglah dari orang-orang bodoh.
(200) Dan jika engkau digoda oleh setan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah.
Yunus (57–58)
(57) Yā ayyuhan-nāsu qad jā’atkum mau‘iẓatum mir rabbikum wa syifā’un limā fiṣ-ṣudūr.
(58) Qul bifaḍlillāhi wa biraḥmatihī fabidzālika falyafraḥū.
Terjemah:
(57) Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi apa yang ada di dalam dada.
(58) Katakanlah, dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.
Az-Zumar (53–54)
(53) Qul yā ‘ibādiyalladzīna asrafū ‘alā anfusihim lā taqnaṭū mir raḥmatillāh.
(54) Wa anībū ilā rabbikum wa aslimū lahū.
Terjemah:
(53) Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah.
(54) Kembalilah kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepada-Nya.
Al-Hadid (20–21)
(20) I‘lamū annamal-ḥayātud-dunyā la‘ibun wa lahwun wa zīnah…
(21) Sābiqū ilā maghfiratim mir rabbikum wa jannatin ‘arḍuhā ka‘arḍis-samā’i wal-arḍ.
Terjemah:
(20) Ketahuilah bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau.
(21) Berlomba-lombalah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seperti langit dan bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar