Laqadja akum rasulum


web stats

Jumat, 06 Maret 2026

JANGAN KITA JADI MAYAT YANG MENYESAL

JANGAN KITA JADI MAYAT YANG MENYESAL

Pagi ini, sebelum kita sibuk dengan dunia, bayangkan sejenak satu keadaan yang pasti akan datang.

Suatu hari nanti, kita akan terbujur kaku.
Tubuh kita dimandikan.
Tubuh kita dikafani.
Tubuh kita dishalatkan.
Tubuh kita diangkat menuju kubur. 
Lalu... tanah dijatuhkan.
"Bruk..." Langkah kaki orang-orang terdengar menjauh.

Dan setelah itu…
Sunyi. Tak ada lagi suara dunia. Tidak ada lagi jabatan.
Tidak ada lagi uang. Tidak ada lagi pujian manusia.

Yang tersisa hanya satu pertanyaan: “Apa yang sudah kau bawa pulang?”

Allah mengingatkan:
"Kullu nafsin dzaa'iqatul maut."
"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati."
(QS. Ali Imran: 185)

Rasulullah SAW bersabda:
"Orang yang cerdas adalah orang yang menundukkan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian."
(HR. Tirmidzi)

Betapa banyak manusia yang masih menunda shalat...
padahal malaikat maut sudah sangat dekat.

Betapa banyak manusia yang masih sibuk dengan dunia...
padahal bekal akhiratnya kosong. 

Ramadhan sedang berjalan.
Ini mungkin Ramadhan terakhir kita.

Jangan sampai nanti kita menjadi mayat yang menyesal sambil berkata:
"Ya Rabb… kembalikan aku ke dunia walau sebentar saja, agar aku bisa bersedekah dan menjadi orang yang saleh."
(QS. Al-Munafiqun: 10)

Tetapi penyesalan di kubur tidak lagi berguna.

Maka pagi ini…
sebelum umur semakin pendek, perbaiki shalat kita,
perbanyak istighfar, dan jangan biarkan Al-Qur'an hanya menjadi hiasan rumah.

Semoga Allah tidak menjadikan kita termasuk orang yang menyesal di dalam kubur.
Aamiin ya rabbal aalamin. 

Tidak ada komentar: