Laqadja akum rasulum


web stats

Sabtu, 14 Maret 2026

PENGERTIAN SYAIR

PENGERTIAN SYAIR

Syair adalah bentuk karya sastra lama yang disusun dalam bait-bait dengan irama dan rima tertentu. Biasanya setiap bait terdiri dari empat baris, dan setiap baris berakhir dengan bunyi yang sama.
Ciri utama syair adalah mengalir seperti cerita atau nasihat, bukan seperti pantun yang memiliki sampiran.
Secara umum syair dipakai untuk:
menyampaikan nasihat
kisah kehidupan
ajaran agama
renungan hati
hikmah kehidupan
Karena itu syair sangat cocok untuk dakwah yang lembut dan menyentuh jiwa.
Ciri-ciri syair dalam sastra
Pertama, satu bait biasanya terdiri dari empat baris.
Kedua, setiap baris memiliki jumlah suku kata yang hampir sama sehingga terasa berirama.
Ketiga, rima atau bunyi akhir biasanya sama pada setiap baris, misalnya a-a-a-a.
Keempat, semua baris berisi makna (tidak ada sampiran seperti pantun).
Kelima, isi syair biasanya berupa cerita, nasihat, atau ajaran moral.

Contoh sederhana bentuk syair
Misalnya untuk dakwah:

Di pagi hari hati bertanya
Apakah bekal sudah tersedia
Hari berlalu usia berkurang jua
Sedang amal belum seberapa
Dunia ini hanya persinggahan
Tempat menanam amal kebaikan
Yang kita bawa bukan kekayaan
Tetapi iman dan juga amalan
Syair dalam tradisi Islam
Dalam sejarah Islam, syair juga digunakan untuk membela kebenaran. Salah satu sahabat Nabi yang terkenal dengan syair dakwah adalah Hassan bin Tsabit. Beliau dikenal sebagai penyair Rasulullah ﷺ.
Rasulullah ﷺ bahkan mendorong beliau membuat syair untuk membela Islam.
Nabi ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya sebagian syair itu mengandung hikmah.”
(HR. Bukhari no. 6145)
Hadis ini menunjukkan bahwa syair bisa menjadi media menyampaikan kebijaksanaan dan kebenaran.
Banyak ulama kemudian menulis syair dakwah, misalnya Imam Al-Busiri dengan qasidah Burdah yang terkenal berisi pujian kepada Nabi ﷺ.
Mengapa syair efektif untuk dakwah
Pertama, syair mudah diingat karena berirama.
Kedua, syair menyentuh emosi dan hati pendengar.
Ketiga, pesan nasihat terasa lebih halus dan tidak menggurui.
Keempat, syair mudah dibagikan di media sosial karena pendek dan indah.
Bahkan dalam budaya Melayu dan Nusantara, para ulama dulu berdakwah melalui syair dan hikayat.
Tips berdakwah melalui syair
Pertama, gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Kedua, isi syair dengan nilai iman, akhlak, dan renungan kehidupan.
Ketiga, jangan terlalu panjang, cukup dua atau tiga bait agar mudah diingat.
Keempat, akhiri dengan pesan yang kuat atau mengajak kepada kebaikan.

Contoh syair dakwah pendek

Waktu berjalan tak terasa
Usia berkurang setiap masa
Jangan sampai kita terlena
Kubur menunggu tanpa suara
Jika amal masih sedikit
Jangan putus harapan bangkit
Selama nafas masih terbit
Pintu taubat selalu terbuka dekat

Tidak ada komentar: