ANAK KITA BANDEL?
Bisa jadi… ada hati orang tua yang belum benar-benar ridho padanya.
Jangan buru-buru menyalahkan anak.
Kadang yang perlu diperiksa terlebih dahulu adalah: apakah rumah ini penuh doa… atau penuh bentakan?
Betapa banyak anak yang keras kepala, ternyata tumbuh dari suasana yang keras pula.
Betapa banyak anak sulit diatur, karena lebih sering mendengar amarah daripada nasihat yang lembut.
Rasulullah SAW bersabda:
"Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua." (HR. Tirmidzi)
Orang tua yang sering kecewa, mengeluh, memaki, bahkan mengucapkan kata-kata buruk kepada anaknya…
kadang tanpa sadar sedang menutup pintu keberkahan bagi anak itu sendiri.
Ada anak yang berubah bukan karena hukuman,
tetapi karena suatu malam ibunya menangis dalam sujud dan berkata:
“Ya Allah… aku ridho pada anakku.
Bimbing dia menjadi anak saleh.”
Sejak malam itu perlahan hidup anaknya berubah.
Doa orang tua bukan sekadar ucapan.
Ia bisa menjadi cahaya…
atau menjadi luka yang mengikuti anak sepanjang hidupnya.
Petang ini…
sebelum Magrib datang, coba peluk anak-anak kita.
Maafkan kenakalannya.
Doakan namanya satu per satu.
Karena bisa jadi, anak tidak membutuhkan teriakan kita…
tetapi membutuhkan ridho dan doa kita.
“Rabbi hab li minash shalihin.”
"Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang saleh." (QS. Ash-Shaffat: 100)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar