JANGAN BIARKAN MALAM DATANG TANPA TAUBAT
Langit mulai gelap.
Suara kendaraan perlahan berkurang.
Burung kembali ke sarangnya.
Dan manusia… satu demi satu mulai masuk ke rumahnya.
Namun ada satu pertanyaan yang jarang kita tanyakan pada diri sendiri:
“Kalau malam ini Allah memanggilku pulang, apakah aku sudah siap?”
Menjelang Isya adalah waktu yang sering dilalaikan.
Padahal banyak orang yang siangnya masih sehat, sorenya masih tertawa, ternyata malamnya telah terbujur kaku.
Allah berfirman:
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.”
(QS. An-Nur: 31)
Maka sebelum Isya datang:
maafkan orang lain,
hentikan pertengkaran,
bersihkan hati,
perbanyak istighfar,
dan jangan tinggalkan shalat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa melaksanakan shalat Isya berjamaah maka seakan-akan ia shalat setengah malam.”
(HR. Muslim)
Betapa banyak hati yang keras kembali lembut hanya karena rutin melangkah ke masjid saat Isya.
Betapa banyak rumah tangga yang mulai tenang setelah ayahnya menjaga shalat berjamaah.
Dan betapa banyak rezeki yang terasa berkah ketika malam dibuka dengan sujud, bukan dengan maksiat.
Ada kisah seorang lelaki tua yang selalu berjalan perlahan menuju masjid menjelang Isya.
Ketika ditanya kenapa masih bersusah payah datang ke masjid dalam keadaan lemah, ia menjawab:
“Aku takut jika malam ini adalah malam terakhirku, lalu Allah memanggilku saat aku sedang menuju rumah-Nya.”
Kalimat itu sederhana, tetapi mengguncang hati.
Malam akan segera tiba.
Mari tutup hari ini dengan wudhu, istighfar, dzikir, dan langkah menuju masjid.
Karena tidak semua orang yang melihat gelapnya malam… masih diberi kesempatan melihat cahaya Subuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar