JANGAN TERLALU CEMAS, ALLAH SUDAH MENYIAPKAN REZEKIMU
Pernah ada seorang petani yang setiap pagi berjalan ke sawah dengan wajah tenang. Saat ditanya mengapa ia tidak khawatir dengan hasil panennya, ia menjawab:
"Tugasku menanam, menyiram, dan merawat. Adapun menumbuhkan, itu urusan Allah."
Benar saja. Ada musim ketika hujan terlambat datang, ada saat hama menyerang, namun Allah selalu membuka jalan rezeki yang tidak disangka-sangka.
Begitulah hidup. Banyak orang tidak gagal karena kurang usaha, tetapi karena terlalu sibuk mencemaskan sesuatu yang belum terjadi.
Allah berfirman:
"Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya." (QS. Hud: 6)
Rasulullah SAW bersabda:
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; pagi hari ia pergi dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. Tirmidzi)
Perhatikan burung. Ia tidak berdiam diri di sarang menunggu makanan jatuh dari langit. Ia terbang, berusaha, lalu Allah mencukupkannya.
Maka pagi ini:
• Jika masih memiliki hutang, jangan putus asa. Terus ikhtiar dan berdoa.
• Jika usaha belum ramai, jangan berhenti berusaha.
• Jika anak-anak belum seperti yang diharapkan, terus doakan dan ridhoi mereka.
• Jika ada hajat yang belum terkabul, jangan bosan mengetuk pintu langit.
Boleh jadi pertolongan Allah sedang berjalan menuju rumah kita, hanya saja mata kita belum melihatnya.
Mari awali pagi ini dengan doa:
"Hasbunallahu wa ni'mal wakil, ni'mal maula wa ni'man nashir."
"Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Dia sebaik-baik pelindung."
Semoga pagi ini Allah melapangkan rezeki kita, menyehatkan badan kita, menenangkan hati kita, memudahkan urusan anak cucu kita, dan menjadikan hari ini lebih baik daripada hari kemarin.
Selamat menikmati udara pagi, secangkir kopi hangat, dan nikmat kehidupan yang masih Allah titipkan kepada kita.
Aamiin ya Rabbal 'Alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar