MENJELANG MAGRIB: KISAH YANG MENYENTUH HATI
Di sebuah kampung kecil, hiduplah seorang lelaki tua yang miskin. Setiap hari ia hanya makan seadanya. Namun anehnya, setiap menjelang Magrib, ia selalu berjalan ke masjid dengan membawa sesuatu di tangannya.
Suatu hari, seorang pemuda penasaran lalu mengikutinya.
Ternyata, lelaki tua itu meletakkan sebungkus kecil nasi di sudut masjid. Tidak ada yang tahu itu miliknya. Tidak ada yang melihatnya bersedekah.
Pemuda itu bertanya,
“Pak, kenapa selalu memberi, padahal Bapak sendiri kekurangan?”
Lelaki tua itu tersenyum,
“Justru karena saya kekurangan, saya ingin Allah tidak pernah ‘kekurangan’ perhatian kepada saya.”
Hari demi hari berlalu…
Lelaki tua itu wafat dalam keadaan sederhana.
Namun setelah wafatnya, banyak orang datang ke masjid itu sambil berkata,
“Dulu siapa ya yang sering meninggalkan makanan di sini? Itu sangat menolong kami…”
Pemuda itu pun menangis.
Ternyata, amal kecil yang tersembunyi itu… menjadi besar di sisi Allah.
Kisah lain…
Seorang ibu penjual gorengan, setiap sore selalu menyisihkan satu bungkus untuk diberikan gratis kepada anak-anak yang lewat.
Suatu hari ia berkata,
“Saya tidak tahu mana sedekah yang Allah terima… maka saya lakukan saja yang kecil-kecil.”
Beberapa tahun kemudian, anak-anak yang dulu ia beri gorengan… tumbuh menjadi orang-orang sukses.
Dan tanpa ia minta, mereka bergantian membantu kehidupan sang ibu.
Allah berfirman:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji."
(QS. Al-Baqarah: 261)
Menjelang Magrib ini…
Jangan tunggu kaya untuk bersedekah.
Jangan tunggu lapang untuk berbagi.
Kadang yang kecil di mata kita…
justru besar di sisi Allah.
Bisa jadi…
sedekah yang kita lakukan sore ini,
menjadi cahaya kita di alam kubur nanti.
Yuk, sebelum adzan Magrib berkumandang:
Sisihkan sedikit rezeki
Masukkan ke kotak amal masjid
Atau bantu siapa saja yang kita mampu
Karena kita tidak tahu…
amal mana yang akan menyelamatkan kita.
Doa:
“Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang ringan tangan untuk bersedekah,
ikhlas dalam memberi,
dan Engkau lipatgandakan pahala kami di dunia dan akhirat. Aamiin.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar