Jika Esok Tak Datang…
Pagi ini aku bangun, menatap langit yang masih gelap.
Alarm sudah berkali-kali berbunyi…
tapi aku bilang, “Nanti saja.”
Shalat Subuh pun hampir terlewat. Dzikir? Apalagi doa.
Aku terlalu yakin masih ada esok.
Siang harinya… sebuah pesan datang:
Innalillahi… Andi meninggal dunia.
Aku terdiam. Andi? Yang kemarin masih tertawa?
Kini sudah tiada.
Aku gemetar. Pagi tadi aku tak baca doa itu…
doa yang Nabi sebut sebagai penghulu istighfar,
doa yang menjanjikan surga
bagi siapa saja yang membacanya pagi dan malam,
lalu ia wafat sebelum berganti hari. (HR. Bukhari)
Malamnya kududuk di sajadah, mengucapkannya:
Allahumma anta rabbī lā ilāha illā anta…
Air mataku terjatuh.
Seandainya tadi pagi aku yang dipanggil…
aku tak tahu apa yang terjadi.
Kematian tak akan mengirim notifikasi.
Jangan tunggu besok untuk kembali kepada-Nya.
Bacalah doa ini… sekarang.
Karena “nanti” bisa jadi tidak pernah datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar