Laqadja akum rasulum


web stats

Sabtu, 21 Februari 2026

Menunggu Azan Magrib

Menunggu Azan Magrib

Petang Ramadhan selalu punya bahasa sendiri.
Langit merendah, angin melambat, dan hati pelan-pelan diajak pulang.

Di detik-detik ini, lapar dan
haus merupakan isyarat bahwa kita sedang dilatih bersabar.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa doa orang yang berpuasa, terutama menjelang berbuka, adalah doa yang tidak tertolak.

Maka jangan biarkan waktu ini berlalu tanpa munajat.
Mari kita bisikkan doa sederhana,
dengan hati yang jujur:
“Ya Allah, jika puasaku hari ini masih belum sempurna,
maka tutuplah dengan ampunan-Mu.

Jika sabarku masih rapuh,
kuatkanlah dengan rahmat-Mu.

Jika amalanku terasa kecil,
terimalah dengan kemurahan-Mu.”

Semoga setiap tegukan pertama menjadi saksi syukur kita, dan setiap suapan
menjadi penguat untuk taat sampai akhir Ramadhan.

Semoga puasa kita diterima,
dan hati kita dilapangkan.

Tidak ada komentar: