Laqadja akum rasulum


web stats

Jumat, 17 April 2026

Apa yang Harus Dilakukan oleh Dewan Kemakmuran Masjid?

Apa yang Harus Dilakukan oleh Dewan Kemakmuran Masjid? 

Masjid bukan sekadar bangunan tempat salat, tetapi pusat kehidupan umat. Pada masa Nabi Muhammad SAW, masjid menjadi tempat ibadah, pendidikan, musyawarah, hingga penguatan ekonomi umat. Maka, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) memegang amanah besar untuk menghidupkan fungsi tersebut.

Allah berfirman:
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir…” (Al-Qur'an, QS. At-Taubah: 18)

Dari ayat ini, tugas DKM bukan sekadar administratif, tetapi ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah.
Berikut uraian tugas utama DKM secara syar’i:

Pertama, memakmurkan ibadah di dalam masjid
DKM harus memastikan salat lima waktu berjamaah berjalan dengan baik, tertib, dan khusyuk. Termasuk menjaga kualitas imam, muazin, serta kebersihan tempat ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
“Salat berjamaah lebih utama daripada salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua, menghidupkan majelis ilmu
Masjid harus hidup dengan pengajian, ceramah, dan pembelajaran Al-Qur’an. Ini termasuk TPA, kajian rutin, dan pembinaan generasi muda. Karena masjid tanpa ilmu akan menjadi sepi dari ruhnya.

Ketiga, mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan amanah
DKM bertugas menjadi pengelola dana umat secara transparan dan adil. Allah telah menetapkan penerima zakat dalam QS. At-Taubah: 60. Penyalahgunaan dana masjid termasuk dosa besar karena mengkhianati amanah umat.

Keempat, menjaga persatuan dan ukhuwah
Masjid harus menjadi tempat yang menyejukkan, bukan sumber konflik. DKM wajib bersikap adil, tidak memihak golongan tertentu, serta menghindari perpecahan di tengah jamaah.

Kelima, merawat dan mengembangkan fasilitas masjid
Termasuk kebersihan, keamanan, kenyamanan, serta pembangunan jika diperlukan. Namun pembangunan fisik tidak boleh mengalahkan pembangunan ruhiyah (iman dan takwa).

Keenam, menghidupkan kegiatan sosial kemasyarakatan
Masjid harus hadir dalam kehidupan umat: membantu fakir miskin, santunan anak yatim, kegiatan kemanusiaan, dan respon terhadap musibah. Ini meneladani peran masjid di masa Rasulullah SAW.

Ketujuh, membina akhlak dan generasi muda
DKM perlu merangkul anak-anak dan remaja agar mencintai masjid. Karena pemuda yang tumbuh di masjid adalah harapan masa depan umat.

Kesimpulan. 
Memakmurkan masjid bukan hanya tugas DKM, tetapi tanggung jawab bersama. Namun DKM adalah penggeraknya. Jika DKM amanah, masjid akan hidup. Jika masjid hidup, masyarakat akan kuat. Dan jika masyarakat kuat, maka keberkahan Allah akan turun.

Semoga para pengurus masjid termasuk golongan yang disebut Allah sebagai orang-orang yang memakmurkan rumah-Nya, bukan hanya membangunnya, tetapi menghidupkannya dengan iman dan amal saleh.

Tidak ada komentar: