Laqadja akum rasulum


web stats

Rabu, 20 Mei 2026

Iman Kita selalu Dibolak Balik

 Kita selalu Naik Turun

Hari ini rajin ibadah, besok bisa malas. Hari ini mudah menangis mendengar ayat Allah, besok hati terasa keras. Karena memang Allah membolak-balikkan hati hamba-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya hati manusia berada di antara dua jari dari jari-jari Allah, Dia membolak-balikkannya sesuai kehendak-Nya.” (HR. Muslim)

Karena itu Nabi SAW sering berdoa:
“Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik.” “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi)

Iman bisa menebal karena shalat, dzikir, Al-Qur’an, sedekah, dan lingkungan yang baik.
Iman bisa menipis karena dosa, ghibah, meninggalkan shalat, terlalu cinta dunia, dan lalai mengingat Allah.

Ada orang dulu rajin ke masjid, lalu sibuk mengejar dunia hingga mulai meninggalkan jamaah. Hatinya menjadi keras dan ibadah terasa berat.

Sebaliknya, ada orang yang dulunya jauh dari agama, tetapi karena sering mendengar nasihat, doa ibunya, atau musibah yang menyadarkannya, akhirnya menjadi dekat kepada Allah. 

Karena itu jangan sombong dengan ibadah hari ini, dan jangan putus asa dengan dosa masa lalu.

Yang paling berbahaya bukan banyak dosa, tetapi hati yang sudah tidak merasa bersalah saat berbuat dosa.

Maka jagalah hati dengan: shalat berjamaah, istighfar, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berkumpul dengan orang saleh.
Sebab hati yang dekat dengan Allah akan lebih mudah dijaga imannya.

Tidak ada komentar: