Laqadja akum rasulum


web stats

Minggu, 21 Juni 2026

PAGI INI: JANGAN TUNDA BERBUAT BAIK

PAGI INI: JANGAN TUNDA BERBUAT BAIK

Suatu pagi, seorang anak menerima telepon dari tetangganya.
"Segeralah pulang. Ibumu sakit."
Anak itu sebenarnya mampu pulang saat itu juga. Tetapi karena urusan pekerjaan, ia berkata, "Besok saja saya pulang."

Keesokan harinya, telepon itu datang lagi. Kali ini bukan kabar sakit.
Ibunya telah meninggal dunia.

Dengan langkah gemetar ia pulang. Di samping jenazah ibunya, ia menangis sejadi-jadinya. Ia memegang tangan yang sudah dingin itu sambil berbisik:
"Ibu, maafkan aku. Aku selalu bilang nanti, nanti, dan nanti.

Ternyata waktuku habis sebelum sempat membahagiakanmu."
Di bawah bantal sang ibu ditemukan sebuah amplop kecil. Isinya bukan uang, bukan surat wasiat.
Hanya secarik kertas bertuliskan:
"Ibu tidak butuh apa-apa. Ibu hanya rindu melihatmu pulang."
Anak itu pingsan sambil memeluk surat tersebut.

Sahabatku...
Banyak orang menangis bukan karena tidak punya kesempatan berbuat baik, tetapi karena terlalu sering menundanya.
Menunda meminta maaf. Menunda bersedekah. Menunda shalat. Menunda membahagiakan orang tua. Menunda bertobat.
Padahal kematian tidak pernah menunda kedatangannya.

Allah berfirman:
"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu..." (QS. Al-Munafiqun: 10)

Pagi ini, jika orang tua masih ada, hubungilah mereka.
Jika ada kesalahan, segeralah meminta maaf.
Jika ada kesempatan berbuat baik, jangan tunggu esok.
Karena suatu hari nanti, yang tersisa mungkin hanya air mata dan kalimat yang paling menyakitkan:
"Seandainya aku melakukannya lebih cepat..."

Semoga Allah memanjangkan umur kita dalam ketaatan, memberkahi kedua orang tua kita yang masih hidup, dan melimpahkan rahmat-Nya kepada mereka yang telah mendahului kita. Aamiin ya rabbal aalamin, Shalallahu alaa muhammad. 

Tidak ada komentar: